Nobar Film "Pesta Babi" Dibubarkan Aparat. Kenapa?

Pesta Babi adalah film dokumenter karya Dandhy Dwi Laksono dan Cypri Dale yang mengangkat isu masyarakat adat Papua Selatan, terutama soal ekspansi agribisnis, deforestasi, dan konflik tanah adat. Film ini disebut menyoroti dampak Proyek Strategis Nasional (PSN) terhadap warga Papua serta kritik terhadap negara, aparat, dan pihak-pihak yang dianggap mendukung proyek tersebut.

Kenapa jadi kontroversi dan “dilarang”?
Sebenarnya sampai sekarang belum ada informasi resmi bahwa film ini “dilarang secara nasional” oleh pemerintah atau diblokir resmi oleh Lembaga Sensor Film. Yang terjadi adalah beberapa acara nobar/pemutaran dibubarkan atau dibatalkan di sejumlah tempat, terutama kampus.

Alasan yang muncul dari pihak kampus/penyelenggara antara lain:
Pertama: Dianggap mengandung materi yang “mendiskreditkan pemerintah” atau sensitif secara politik. Kedua: Ada kekhawatiran soal keamanan dan ketertiban acara. Ketiga: Isu Papua memang termasuk tema yang sensitif di Indonesia, apalagi jika membahas militer, tanah adat, dan eksploitasi sumber daya.

Sementara pihak yang mendukung film ini menilai pembubaran tersebut sebagai pembatasan kebebasan berekspresi dan ruang diskusi akademik.

Filmnya sendiri adalah dokumenter kritik sosial-politik tentang Papua dan yang “dilarang” sejauh ini lebih ke beberapa pemutaran/nobar yang dibubarkan, bukan pelarangan nasional resmi terhadap filmnya.

Powered by Blogger.
close