Khutbah Jumat: Iman dan Amal


Khutbah Pertama

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

الحمد لله نحمده ونستعينه

ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا

من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له

أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له

وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله

اللهم صل وسلم وبارك على نبينا محمد

وعلى آله وصحبه أجمعين

أَمَّا بَعْدُ

فَياَ عِبَادَ الله، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى الله

فَإِنَّهُ حَبْلُ الله الْـمَتِين

 

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Marilah kita tingkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT dengan sebenar-benar takwa, yaitu dengan menjalankan seluruh perintah-Nya dan menjauhi seluruh larangan-Nya.

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,
Pada kesempatan yang mulia ini, khatib akan mengajak diri pribadi dan jamaah sekalian untuk merenungi hubungan antara iman dan amal.

Iman bukan sekadar pengakuan di lisan.
Iman bukan pula hanya keyakinan di hati.
Iman yang benar adalah iman yang melahirkan amal perbuatan.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh…”
(QS. Al-‘Ashr: 3)

jamaah sekalian.
Dalam banyak ayat Al-Qur’an, iman selalu digandengkan dengan amal saleh. Ini menunjukkan bahwa iman tanpa amal adalah iman yang lemah, bahkan bisa menjadi iman yang hampa.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Iman itu memiliki lebih dari tujuh puluh cabang, yang paling tinggi adalah ucapan la ilaha illallah, dan yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan.”
(HR. Muslim)

Hadis ini mengajarkan bahwa iman harus tampak dalam perbuatan nyata, sekecil apa pun amal itu.

Jamaah Jumat rahimakumullah,
Di zaman sekarang, tantangan iman semakin besar.
Godaan dunia semakin kuat.
Informasi begitu deras, namun tidak semuanya membawa kebaikan.

Maka ukuran iman kita dapat kita lihat dari amal kita sehari-hari
> Apakah iman kita membuat kita jujur?
> Apakah iman kita menahan tangan dari kezaliman?
> Apakah iman kita menjaga lisan dari ghibah dan fitnah?
> Apakah iman kita mendorong kita untuk peduli kepada sesama?

Jika iman hanya berhenti di pengakuan, tetapi tidak mengubah akhlak dan perilaku, maka iman itu perlu kita pertanyakan kembali.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Marilah kita jadikan iman sebagai penggerak amal, dan amal sebagai bukti keimanan kita kepada Allah SWT.

أقول قولي هذا وأستغفر الله العظيم لي ولكم، فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم


Khutbah Kedua

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulillah hamdan katsiran thayyiban mubarakan fih, kama yuhibbu rabbuna wa yardha.
Ash-shalatu was-salamu ‘ala Rasulillah Muhammad ﷺ, wa ‘ala alihi wa ashabihi ajma’in.

Jamaah Jumat yang dirahmati Allah,
Sekali lagi khatib berwasiat kepada diri pribadi dan jamaah sekalian untuk bertakwa kepada Allah SWT.

Ketahuilah, iman dan amal adalah bekal utama kita menuju akhirat.
Harta, jabatan, dan popularitas akan kita tinggalkan.
Yang akan menemani kita di alam kubur hanyalah iman dan amal saleh.

Mari kita perbaiki iman kita dengan:
> Memperbanyak dzikir dan tilawah Al-Qur’an
> Menjaga shalat lima waktu
> Memperbaiki niat dalam setiap amal
> Berusaha konsisten berbuat baik, meski kecil

Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang beriman dengan benar dan beramal dengan ikhlas.

اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات، والمؤمنين والمؤمنات، الأحياء منهم والأموات
اللهم أصلح لنا ديننا الذي هو عصمة أمرنا، وأصلح لنا دنيانا التي فيها معاشنا، وأصلح لنا آخرتنا التي إليها معادنا

Rabbana la tuzigh qulubana ba’da idz hadaytana wa hab lana milladunka rahmah, innaka antal wahhab.

إن الله يأمر بالعدل والإحسان وإيتاء ذي القربى وينهى عن الفحشاء والمنكر والبغي يعظكم لعلكم تذكرون

فاذكروا الله العظيم يذكركم، واشكروه على نعمه يزدكم، ولذكر الله أكبر

والله يعلم ما تصنعون

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Artikel ini dari chatgpt

Powered by Blogger.
close