Sikap Belajar Penting, Membentuk Orientasi Belajar


Oleh Mohammad Fauzil Adhim

Di sekolah, anak membangkang. Di rumah, anak berperilaku seenaknya. Orangtua menyalahkan guru, tetapi setelah ditelusuri ternyata orangtua yang nir adab. Orangtua memperlakukan guru seperti kuli panggul yang bisa diperintah kapan saja. 
⁣
Dalam kasus lain, murid-murid di sekolah banyak bermasalah bukan karena generasinya, tetapi karena adab guru sendiri bermasalah. Mereka datang ke sekolah bukan karena idealisme sebagai pendidik, tetapi sebagai buruh karena tidak ada lagi lapangan pekerjaan yang memberinya kesempatan mencari nafkah. Ironisnya, ini tidak disyukuri dengan totalitas mendidik yang sangat baik.
⁣
Yang ironis ketika guru maupun orangtua tidak takzim kepada ilmu, tidak pula takzim kepada ahlul ‘ilmi, tetapi mengharapkan anaknya memiliki kecintaan kepada ilmu, adab yang baik, serta motivasi belajar yang sangat tinggi. Padahal tidak akan sampai kepada ilmu kecuali dengan sikap takzim kepada ilmu.
⁣
Ada nasehat penting dalam Ta’lim Al-Muta’allim:
⁣
اعلم أَنَّ طَالِبَ الْعِلْمِ لَايَنَالُ الْعِلْمَ وَلَا يُنْتَفَعُ بِهِ إِلَّا بِتَعْظِيْمِ الْعِلْمِ وَأَهْلِهِ وتعظيم الأستاذ وتوقيره
⁣
“Ketahuilah, seorang penuntut ilmu (thalib) tidak akan memperoleh ilmu dan tidak pula ilmunya bermanfaat baginya kecuali dengan mengagungkan (takzim) ilmu itu dan ahli ilmu, serta menghormati guru dan memuliakannya.”
⁣
Dalam psikologi kita mengenal pembahasan tentang budaya belajar (learning culture). Jika budaya belajar tertanam kuat, maka belajar bukanlah paksaan, bukan pula beban. Anak merasa perlu belajar. Anak menyukainya dan mau berkeringat agar dapat belajar. Dan ini awalnya adalah sikap belajar (learning attitude) yang kuat.
⁣
Sikap belajar berperan penting membentuk orientasi belajar hingga pada akhirnya membentuk budaya belajar yang kuat. Memahami orientasi belajar ini penting karena adakalanya budaya belajar melemah disebabkan terjadinya pergeseran orientasi. Ada beberapa macam orientasi yang kadang disuntikkan dalam motivasi, seakan membangun, tetapi sebenarnya merusak budaya belajar.

Mohammad Fauzil Adhim, Penulis Buku-buku Pendidikan dan Parenting 
Powered by Blogger.
close